Senin, 07 Maret 2016

Implementasi Komputasi

     
       1.       Implementasi Komputasi Modern pada Bidang Fisika

Penerapan komputasi dalam bidang fisika dapat berupa Computational Physics yang mempelajari suatu gabungan antara ilmu Fisika, Komputer Sains dan Matematika Terapan untuk memecahkan masalah pada kejadian yang kompleks pada dunia nyata, baik dengan menggunakan simulasi maupun dengan algoritma yang tepat. Pemahaman pada fisika teori, experimen dan komputasi harus sebanding agar menghasilkan solusi numerik dan pemodelan yang tepat untuk memahami masalah di bidang ini.

Pemahaman Fisika dalam bidang komputasi dapat diimplementasikan pada pekerjaan semisalnya evaluasi integral, penyelesaian persamaan diferensial, penyelesaian masalah simultans, mem-plot suatu data, menemukan akar persamaan dan bekerja dengan bilangan komplek yang menjadi tujuan penerapan fisika komputasi. Banyak perangkat lunak yang digunakan untuk penerapannya seperti MatLab, Visual Basic, Fortran, dan lain sebagainya yang digunakan untuk pemahaman dan pencarian solusi numerik pada Fisika komputasi.

2.            Implementasi Komputasi Modern pada Bidang Matematika

Implementasi komputasi pada bidang matematika yaitu numerical analysis, numerical analysis adalah sebuah algoritma yang dipakai untuk menganalisa masalah-masalah matematika. Bidang analisis numerik sudah dikembangkan dari sebelum komputer modern diciptakan. Interpolasi linear sudah digunakan lebih dari 2000 tahun yang lalu. Banyak matematikawan dari masa lalu yang mengerjakan analisis numerik, contohnya seperti nama algoritma “Metode Newton, Interpolasi Polinomial Lagrange, Eliminasi Gauss atau Metode Euler”.

Buku-buku besar yang berisi kumpulan rumus beserta tabel data seperti interpolasi titik dan koefisien fungsi dibuat untuk memudahkan dalam melakukan perhitungan. Dengan menggunakan tabel ini dapat dilihat nilai-nilai untuk diisikan ke dalam rumus yang diberikan dan mencapai perkiraan numeris sangat baik untuk beberapa fungsi.

3.            Implementasi Komputasi Modern pada Bidang Ekonomi

       Dalam bidang ekonomi, komputasi modern yang digunakan disebut Computational Economics yang mempelajari antara ilmu ekonomi dan ilmu komputer yang mencakup komputasi keuangan, statistika, pemrograman yang di desain khusus sehingga menghasilkan komputasi ekonomi dan pengembangan alat bantu untuk pendidikan ekonomi.


Baca Selengkapnya → Implementasi Komputasi

Teori Komputasi

       a.        Komputasi
Komputasi merupakan cara untuk menemukan pemecahan masalah dari data yang diinputkan dengan menggunakan suatu algoritma. Hal ini yang kemudian disebut dengan Teori Komputasi, karena komputasi merupakan suatu sub-bidang antara ilmu matematika dengan komputer. Secara umum ilmu komputasi merupakan bidang yang memusatkan perhatian pada penyusunan model matematika dengan teknik penyelesaian secara numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan menyelesaikan masalah dari ilmu sains.

Bidang komputasi tentu berbeda dengan ilmu komputer yang mengkaji komputasi, komputer, dan pemrosesan informasi. Selain itu juga berbeda dengan teori dan percobaan sebagai bentuk tradisional dari ilmu dan kerja keilmuan. Dalam ilmu alam, ilmu komputasi dapat menjelaskan pemecahan masalah yang baru melalui penerapan model-model matematika dalam program komputer berdasarkan teori-teori mendasar yang sudah berkembang untuk menyelesaikan masalah dalam ilmu tersebut.

a.        Komputasi Komputer
Teknologi komputasi adalah aktivitas penggunaan serta pengembangan teknologi komputer, perangkat lunak, dan perangkat keras komputer yang merupakan bagian spesifik dari teknologi informasi. Teknologi ini diimplementasikan dalam sistem komputer sehingga menghasilkan informasi dengan tujuan yang sama.

b.        Teori Komputasi
Cabang ilmu komputer dan matematika yang membahas apa dan bagaimana suatu masalah dapat dipecahkan dengan model komputasi menggunakan algoritma. Bidang ini dibagi menjadi dua cabang, yaitu teori komputabilitas dan teori kompleksitas yang keduanya berhubungan dengan model formal komputasi. Untuk melakukan studi komputasi ilmuan bekerja dengan abstraksi matematika dari komputer yang disebut model komputasi. Model komputasi yang biasa digunakan adalah Mesin Turing.

Sebuah mesin turing dapat dipikirkan sebagai komputer pribadi dengan kapasitas memori yang tidak terbatas, namun hanya bisa diakses hanya bagian-bagian terpisah dan diskret. Ilmuan komputer mempelajari mesin turing karena mudah dianalisis, mudah dirumuskan, dan digunakan untuk pembuktian, dan karena mesin ini mewakili model komputasi yang dianggap sebagai model paling masuk akal.

Sumber : http://istanateknologi.blogspot.co.id/2015/04/pengertian-komputasi-dan-teori-komputasi.html
Baca Selengkapnya → Teori Komputasi

Kamis, 31 Desember 2015

Kita Mencapai Target


        Keadaan dunia sekarang ini sudah sangat bergantung sekali dengan kemampuan teknologi informasi, tidak ada yang dikerjakan tanpa pengaruh teknologi informasi. Aplikasi merupakan sebutan untuk alat yang digunakan dalam memudahkan dalam penyelesaian pekerjaan tersebut. Aplikasi dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman pilihan, dari sinilah para pakar TI (Teknologi Informasi) menyelesaikan solusi dari aplikasi yang dibuat dan membuat bagaimana aplikasi bekerja dengan baik.

        Tidak sedikit para pakar TI memanfaatkan keuntungan dengan memulai bisnis sendiri dari bidang TI, bisnis dapat berupa penjualan barang atau melayani jasa pembuatan dan pelayanan yang meliputi (pembuatan, perawatan, dan jaminan dari aplikasi yang dibuat). Namun untuk mencapai itu semua diperlukan tujuan serta visi dan misi yang jelas, jika memulai bisnis tidak diawali dengan tujuan tentu tidak akan terarah mau kemana bisnis tersebut.

        Tujuan dari bisnis akan mengiringi ke dalam kesuksesan, itulah yang akan dijadikan acuan dalam menyelesaikan masalah yang cenderung sering terjadi dalam dunia bisnis. Terlepas dari hal itu dalam prosesnya suatu usaha tentu memiliki aturan, seperti proses legalitas usaha, dan kepengurusan pajak. Suatu rencana bisnis juga memiliki prinsip dalam pengadaan barang atau jasa yang meliputi, transaparan, adil, bertanggung jawab, efektif, efisien, kehati-hatian, kemandirian, integritas, dan Good   Corporate  Governance.

        Untuk mencapai tujuan itu dibutuhkan beberapa langkah, semisalnya sumber informasi yang terpercaya. Dari beberapa sumber informasi tersebut dapat dilakukan proses pencarian ide yang diperoleh dari hobi dan keahlian yang dimilikinya. Berawal dari ide, lalu mucullah inovasi-inovasi yang ingin dibangun, namun itu semua tetap pada keadaan lingkungan sekitarnya. Mengenai apa yang diinginkan oleh pelanggan, pembuat bisnis pun harus mengikutinya.

        Untuk memulai suatu usaha yang disertai dengan visi, misi, dan target yang ingin dicapai tidak terlepas dari peran orang di dalamnya. Karena pada umumnya pelaku bisnis ini memiliki beberapa tim yang bekerja dalam suatu usaha. Umumnya perusahaan TI membaginya dalam beberapa bagian, seperti bagian programmer (coding), lead developer yang bertugas menerjemahkan proses bisnis sesuai alur program, supervisor developer yang mengawasi proyek, dan designer yang mendesain proyek tersebut.

        Karena bagian-bagian itulah struktur awal suatu instansi perusahaan TI terbentuk secara bertahap, secara umum terdapat 5 orang dalam menyelesaikan proyek yang berhubungan dengan dunia TI. Biasanya proyek selesai dalam waktu antara 1 sampai 3 bulan, dengan estimasi biaya tergantung permintaan dari client. Karena keadaan lingkungan sekitar sangat mempengaruhi kinerja dan kemajuan dari proses bisnis inilah para pengusaha TI dituntut untuk harus mengikuti perkembangannya.

        Target yang ingin dicapai harus memiliki estimasi waktu dan biaya yang sesuai, pengerjaan proyek tersebut selesai tepat waktu ataukah melewati waktu tersebut. Apabila proyek selesai tepat waktu, maka nilai dari proyek pun disesuaikan, namun jika melewati batas waktu yang ditentukan inilah yang dapat mempengaruhi nilai dari proyek itu. Dari target inilah para pengusaha TI harus dapat mengatasinya, bagaimana target tercapai dalam waktu yang sudah ditentukan.

        Dengan visi dan misi yang telah disepakati bersama sebagai pelaku bisnis target harus tepat sasaran. Ada banyak hal dalam pembahasan target, yaitu target penyelesaian proyek, target bagaimana bisnis TI ini semakin berkembang dan tepat sasaran, target bagaimana nilai suatu proyek dapat mengikuti perkembangan zaman, serta bagaimana target bisnis TI ini tetap diminati oleh client atau pembeli. Berbagai macam target harus disusun sedemikian rapih, sehingga usaha bisnis TI tidak mengalami kemunduran.

        Semua target yang telah disusun rapih satu persatu dilaksanakan sesuai dengan visi dan misi perusahaan. Selain dari visi dan misi yang jelas kekompakan dan solidaritas dari tim sangat mempengaruhi, dari semua itu semangat antar tim harus tetap ditanamkan di dalam pikiran kita sebagai bagian dari tim suksesnya suatu proyek. Dengan menanamkan semangat kita mencapai target, segala masalah akan dilewati selama masih menjunjung visi dan misi dari pelaku bisnis TI.


Baca Selengkapnya → Kita Mencapai Target

Rencana Bisnis TIK

Rencana Bisnis: Jasa Pembuatan serta Penjualan Aplikasi berbasis
                        Desktop, dan web

Regulasi dan Prosedur pengadaan barang dan jasa

        Dalam menjalankan fungsi perusahaan tentu dibutuhkan logistik, peralatan, dan jasa yang menunjang optimalnya kinerja suatu instansi. Dalam proses pengadaan barang dan jasa tersebut meliputi beberapa kegiatan, yaitu rencana pembuatan, proses pembuatan, uji coba aplikasi, dan proses implementasi aplikasi. Selanjutnya, terdapat beberapa proses transaksi antara client dengan perusahaan yaitu, transaksi pembelian barang atau jasa (kontrak), transaksi penerimaan barang atau jasa, dan transaksi penggunaan barang atau jasa.

        Terdapat beberapa istilah dalam proses pengadaan barang atau jasa, yaitu barang, jasa, pejabat pembuat komitmen, dan penyedia barang atau jasa. Barang merupakan objek dalam bentuk bahan baku, setengah jadi ataupun sudah jadi. Jasa merupakan suatu proses dimana instansi mampu menyediakan apa yang dibutuhkan oleh client atau pengguna dari jasa yang dibutuhkan. Pejabat Pembuat Komitmen merupakan pemilik pekerjaan yang akan bertanggung jawab terhadap pengadaan jasa. Penyedia barang atau jasa adalah perusahaan yang mampu menyediakan barang atau jasa.

        Jasa pembuatan serta penjualan aplikasi berbasis desktop, dan web ini merupakan jasa yang bekerja dengan proses pembuatan aplikasi, aplikasi yang sudah dibuat tersebut diuji coba, serta diimplementasikan. Lalu aplikasi yang sudah siap jual, didistribusikan dengan menggunakan seperangkat CD yang didalamnya mencakup aplikasi dan proses pemakaian dari aplikasi tersebut. Aplikasi yang dibuat dapat berupa aplikasi penjualan, aplikasi perhitungan data, aplikasi kependudukan, dan berbagai aplikasi yang dibutuhkan saat ini.

·           Panitia Pengadaan dan penyedia barang atau jasa
        Anggota panitia harus memahami beberapa aturan dalam pengadaan barang atau jasa, yang meliputi prosedur, substansi, jenis pekerjaan, serta memiliki sertifikat pengadaan barang atau jasa, dan tidak memiliki keterikatan keluarga dengan pejabat pengangkat. Penyedia barang atau jasa juga harus memiliki kriteria dalam proses pengadaan barang atau jasa, agar diakui dalam pelelangan atau penunjukan oleh instansi terkait. Berikut ini adalah beberapa kriteria yang harus dimiliki oleh penyedia barang atau jasa.
  1. Memiliki keahlian, kemampuan manajerial yang memadai, serta pengalaman  yang sesuai dengan permintaan instansi.
  2. Memenuhi aturan menjalankan usaha dalam perundang-undangan yang menyangkut proses legalitas.
  3. Mempunyai kapasitas hukum untuk menandatangani kontrak proyek.
  4. Memenuhi kewajiban wajib pajak, dan tidak masuk daftar hitam.

·           Prinsip dasar pengadaan barang atau jasa
Pengadaan barang/jasa dilaksanakan dengan menggunakan prinsip dasar sebagai berikut:
  1. Transparan: semua ketentuan dan informasi, baik teknis maupun administratif termasuk tata cara peninjauan, hasil peninjauan, dan penetapan penyedia barang/jasa harus bersifat terbuka bagi penyedia barang/jasa yang berminat dan mampu tanpa diskriminasi;
  2. Adil:  tidak diskriminatif  dalam memberikan perlakuan bagi semua calon  penyedia barang/jasa dan tidak mengarah untuk memberikan keuntungan  kepada pihak tertentu, dengan cara atau alasan apa pun;
  3. Bertanggung jawab:  mencapai sasaran baik fisik, kualitas,  kegunaan, maupun manfaat bagi kelancaran pelaksanaan usaha sesuai dengan  prinsip-prinsip dan  kebijakan serta ketentuan yang berlaku dalam pengadaan barang/jasa;
  4. Efektif: sesuai dengan  kebutuhan yang telah ditetapkan dan dapat  memberikan manfaat  yang sebesar-besarnya bagi para pihak terkait;
  5. Efisien: menggunakan dana, daya, dan fasilitas  secara optimum untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan dengan biaya yang wajar dan tepat pada waktunya;
  6. Kehati-hatian: berarti senantiasa memperhatikan atau patut menduga terhadap informasi, tindakan, atau bentuk apapun sebagai langkah antisipasi untuk menghindari kerugian material  dan imaterial  selama  proses pengadaan, proses pelaksanaan pekerjaan,  dan paska pelaksanaan pekerjaan;
  7. Kemandirian:  berarti  suatu keadaan dimana pengadaan barang/jasa dikelola secara profesional tanpa  benturan  kepentingan dan pengaruh/tekanan dari pihak manapun;
  8. Integritas: berarti pelaksana pengadaan barang/jasa harus berkomitmen penuh untuk memenuhi etika pengadaan;
  9. Good   Corporate  Governance: Memenuhi prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Sumber Informasi Tentang Penawaran atau Peluang Proyek TIK
Perkembangan teknologi yang semakin pesat tentu memancing banyak peluang dalam bidang informatika, informasi-informasi tersebar luas dalam dunia maya atau jaringan internet. Namun informasi yang valid sangat penting dalam proses memulai suatu usaha atau bisnis. Berikut beberapa saran dalam mencari informasi peluang bisnis :

  • Mengetahui informasi tentang kepribadian dan kemampuan diri sendiri
  • Peluang apa yang dapat dicapai
  • Kebutuhan dan keinginan konsumen
  • Lingkungan yang dihadapi
  • Kondisi persaingan
  • Dukungan dan trend kebijakan pemerintah

Tahapan pengembangan usaha
Tahapan – tahapan yang dilakukan dalam proses pengembangan usaha yaitu:
·                     Ide Usaha
·                     Kelayakan (business plan)
·                     Implementasi (business process)
·                     Prestasi

Sumber ide usaha
Ide usaha dapat diperoleh dari berbagai sumber diantaranya :
·                     Berdasarkan hobi
·                     Berdasarkan keahlian ( contoh : latar belakang pendidikan)
·                     Membuat inovasi baru
·                     Menyesuaikan dengan kebutuhan sekitar

Faktor utama sebelum memulai usaha
Terdapat beberapa faktor utama yang harus dipertimbangkan sebelum memulai usaha , yaitu :

·                     Faktor kelayakan pasar
·                     Faktor kesukaan
·                     Faktor keahlian atau familiaritas
·                     Faktor dana
·                     Faktor bahan baku
·                     Faktor sumber daya manusia dan teknologi
·                     Faktor kepribadian

Dengan memanfaatkan peluang dari bidang ini akan dibahas mengenai pembuatan usaha yang bergerak dalam bidang jasa pembuatan serta penjualan aplikasi berbasis desktop, dan web. Berikut ini akan digambarkan secara umumnya :

·         Perangkat atau alat-alat yang dibutuhkan:
1.  PC (Keyboard, Mouse, CPU, Monitor) atau Laptop;
2.  Printer;
3.  Software original (Windows 7 Ultimate);
4.  Software Netbeans;
5.  Software XAMPP;
6.  Software Notepad++;
7.  Hosting dan Domain;
8.  LAN dan Modem ADSL.


  • Modal dan Keuntungan
Modal yang dibutuhkan untuk membangun usaha ini diperkirakan sekitar Rp17.200.000, dengan rincian :
ü  PC atau Laptop               =      Rp8.000.000
ü  Printer                           =      Rp3.000.000
ü  LAN                               =      Rp1.500.000
ü  Modem ADSL                  =      RP400.000
ü  Sistem Operasi                =      Rp1.300.000
ü  Hosting dan Domain        =      Rp1.500.000
ü  Biaya tak terduga            =      Rp1.500.000

Keuntungan yang diperoleh dari usaha jasa ini perprojek diperkirakan dapat mencapai Rp15.000.000 – Rp40.000.000 dengan waktu pengerjaan 1 bulan (bisa lebih). Rincian pembagian tugasnya sebagai berikut:

ü  2 orang Programmer (coding);
ü  1 orang Supervisor Developer (give instruction, code inspection);
ü  1 orang Lead Developer (menerjemahkan proses bisnis menjadi aliran perangkat lunak) ;
ü  1 orang Designer (create button image, expression blend artist) .

Untuk kelangsungan Usaha bisnis tentu dibutuhkan promosi. Promosi dari usaha ini akan dipublikasikan melalui website resmi dari kami.


Kebutuhan Dokumen yang Tertuang dalam Kerangka Acuan Kerja atau Term of Reference atau Bidding Document

Kerangka Acuan Kerja atau disingkat KAK adalah acuan dalam setiap pengadaan barang atau jasa yang terdiri atas:
  • Uraian kegiatan yang dilaksanakan, yaitu latar belakang, maksud dan tujuan, lokasi kegiatan, sumber pendanaan, serta jumlah tenaga yang diperlukan;
  • Waktu yang diperlukan dalam melaksanakan kegiatan atau pekerjaan tersebut mulai dari pengumuman, rencana pengadaan sampai dengan penyerahan barang atau jasa;
  • Spesifikasi teknis barang atau jasa yang diadakan; dan
  • Besarnya total perkiraan biaya pekerjaan termasuk kewajiban pajak yang harus dibebankan pada kegiatan tersebut.
Istilah lain yang sering digunakan untuk menggambarkan KAK adalah Term Of Reference (TOR). KAK dan RAB merupakan dokumen awal yang disusun untuk penganggaran tahunan dan termasuk dalam dokumen anggaran K/L/D/I.

Permasalahan yang terjadi di lapangan disebabkan karena proses pengadaan yang dilakukan dimulai dari identifikasi kebutuhan yang mengada-ada, maka penyusunan KAK juga hanya dilakukan setengah hati dan sekedar untuk menggugurkan kewajiban dokumen dalam penyusunan anggaran belaka.

Sering terjadi, karena sifat pekerjaan selalu berulang setiap tahun, maka KAK yang disusun hanya sekedar “save as” dari dokumen KAK tahun sebelumnya. Cukup dengan mengganti jumlah sasaran dan mencocokkan nilai anggaran dengan standar biaya terbaru bahkan dengan menyusun waktu secara asal-asalan maka KAK sudah siap dijadikan lampiran pembahasan anggaran.

Komentar
        Semakin lama, zaman akan semakin disuguhkan dengan perkembangan dari kemampuan teknologi informasi. Komputer, HP, tablet bahkan sampai jam tangan tersentuh oleh kemajuan teknologi ini. Tentu keadaan ini harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin oleh orang ahli dalam bidang komputer atau teknologi informasi, mulailah rencana bisnis terbayang.

        Bagaimana dan apa bisnis yang akan dikaitkan dengan bisnis informatika. Berhubungan dengan bisnis, terdapat banyak sekali bisnis dalam bidang ini. Dari mulai bisnis penjualan barang, jasa pembuatan atau pengembangan aplikasi yang meliputi aplikasi berbasis desktop (windows), aplikasi berbasis website (e-learning, e-commerce, portal berita, website pribadi, perusahaan atau sekolah), dan aplikasi berbasis android yang paling mudah berkembang.

        Dari kesekian banyak kesempatan bisnis yang ingin dijalankan namun tergantung kemampuan apa yang sudah dimiliki. Kemampuan atau skill memang sangat mempengaruhi bisnis ini, namun dalam mencapai keberhasilan bisnis terdapat beberapa hal yang mempengaruhinya. Bukan hanya dari kemampuan saja, sikap dari manusia itupun mempengaruhi, sopan santun terhadap client contohnya.

        Setiap manusia memiliki karakter yang berbeda, sebagai pembuat jasa atau penjual barang sudah seharusnya bersikap sopan santun terhadap clientnya. Membuat nyaman clientnya, dan tidak ambil keputusan sendiri dalam berbisnis. Karena bisnis merupakan satu kesatuan antar team yang kompak. Bisnis tidak berdiri sendiri, karena memerlukan orang yang dapat mengatur serta mengelola kondisi perusahaan yang ada dalam bisnis itu.

Sumber : 



        
Baca Selengkapnya → Rencana Bisnis TIK

Rabu, 11 November 2015

Ikhlas dan Sabar



          Jika membahas masalah ikhlas dan sabar, tentu akan dikaitkan dengan bagaimana orang tua dari anak tersebut mendidiknya dari kecil hingga dewasa. Kepribadian yang dibentuk oleh orang tua terhadap anak sangat berpengaruh untuk sikap dan perilaku jika anaknya sudah dewasa. Apabila orang tua tidak peduli, cuek terhadap anak. Bukan tidak mungkin kepribadian anak nanti berkembang menjadi anak yang cuek pula. Cuek terhadap aturan dan etika yang berlaku di dunia ini.

          Kehidupan tanpa ujian tidaklah mungkin, Allah sudah memberikan garis takdir untuk setiap makhluk hidup yang ada di bumi. Bukan hanya manusia saja, namun seluruh makhluk-Nya. Hanya bagaimanakah manusia mengambil sikap dan mencoba menghadapi ujian dan takdir yang sudah ditetapkan tersebut. Pada dasarnya sifat alami manusia yang akan menentukan dalam mengambil langkah untuk menghadapinya. Ada yang mengambil langkah dengan jalan yang buruk dan ada juga yang mengambil sikap dengan jalan yang baik.

          Karena pada masing-masing sikap dan sifat manusia itu berbeda, manusia yang mengambil langkah buruk umumnya hanya akan menyelesaikan masalah yang bersifat sementara. Sebagai contoh, jika menyelesaikan masalah dengan cara emosi bukannya menyelesaikan masalah namun malah menambah masalah. Akan banyak yang terlibat di dalamnya, seperti akan timbulnya balas dendam sehingga memicu masalah yang lebih besar. Dengan balas dendam umumnya butuh banyak orang untuk membelanya.

          Dari hal tersebut, masalah kecil akan menjadi besar, dan terjadilah pertengkaran, tawuran, sampai pembunuhan. Inilah yang terjadi pada masyarakat luas jika mengambil langkah yang buruk, sehingga semua diselesaikan dengan cara instan tanpa memikirkan masalah ke depannya. Contoh lain, yang sedang menjadi masalah anak muda jika mengambil langkah buruk dalam menghadapi cobaan, ujian, bukan hal yang tidak mungkin lagi untuk melakukan hal yang kelewat batas seperti, mabuk dan narkoba.

          Apabila manusia mengambil langkah yang baik, langkah yang sesuai etika, aturan yang berlaku dalam agama maupun negara. Tentu hal seperti perselisihan yang tidak sehat tidak akan terjadi. Tidak akan terjadi tawuran, pembunuhan, anak muda yang memakai narkoba dan mabuk-mabukan. Orang yang sabar dan ikhlas tentu menyelesaikan masalah dengan cara musyawarah, berbicara dari hati ke hati, sehingga emosi dapat diredam. Semua itu kembali ke dalam diri manusia sendiri, apakah yang akan dilakukan.


Baca Selengkapnya → Ikhlas dan Sabar